Ngeri, 6 Hewan Yang Terbukti Merusak Rantai Makanan

Posted on

Kehidupan di alam liar memang terkadang kejam dan ngak ada belas kasihan, tapi ada juga hal-hal yang dianggap normal terjadi meskipun tergolong sadis. Ada spesies yang seakan terlahir sebagai makanan, sementara ada yang berukuran lebih besar dengan jumlah gigi lebih banyak cenderung untuk menjadi predator. Tetapi, ada beberapa makhluk hidup yang sepertinya “merusak” sistem rantai makanan ini, seolah mengingatkan kita bahwa apa pun bisa terjadi dalam evolusi rantai makanan seiring dengan perubahan yang terjadi di dunia ini. Sebagai contoh adalah 6 hewan berikut ini!

1. Ikan lele yang memangsa burung.

 

Bayangkan jika dirimu adalah seekor merpati, sedang bertengger cantik di dahan pinggir danau dan tidak merasa khawatir jika ada predator yang akan menangkapmu kecuali mungkin kucing rumahan, tapi gak mungkin karena kamu lagi ada di danau. Lalu kamu memutuskan untuk minum di air danau karena haus dan mulai mematukkan kepalamu ke permukaan danau,dan tiba-tiba. Hap! Kamu digigit dan dimakan oleh ikan lele.

Ikan lele di Perancis sekarang ini terkenal sudah “lupa” kalau mereka ini hewan air. Mereka akan memakan burung yang lewat bahkan tidak segan meloncat keluar dari Sungai Tarn ke darat dengan maksud hanya untuk memangsa burung merpati. Mereka akan loncat kembali ke air jika si burung sudah tertangkap. Spesies lele ini dikenal dengan nama Silurus glanis atau dipanggil ikan lele Wels. Ikan lele ini terkenal sebagai ikan air tawar terbesar nomor tiga di dunia.

2. Laba-laba yang memakan kelelawar.

 

Mungkin kita pernah melihat laba-laba raksasa pemakan kelelawar pada film fiksi seperti Lord of The Ring serta film-film lainnya. Tetapi untuk bisa membuat hal itu terjadi “laba-laba memakan kelelawar dan burung” hal itu sangatlah mengerikan jika terjadi secara nyata. Tapi ternyata hal itu bukan sesuatu yang tidak mungkin? Laba-laba memang dapat memangsa kelelawar, dan hal itu terjadi sepanjang waktu.

Penelitian terbaru menunjukkan jika laba-laba memang memangsa kelelawar. Tidak hanya satu jenis laba-laba, tapi banyak sekali tipe dan ini terjadi di mana-mana. Menurut para peneliti, satu-satunya tempat atau area di mana laba-laba tidak memakan kelelawar adalah di benua Antartika (kutub selatan) dan hal itu terjadi mungkin karena pinguin lebih kaya akan kandungan lemak. Laba-laba memang dapat memangsa hewan yang ukurannya jauh lebih besar, yang perlu dilakukan hanyalah memasang jebakan jaring dalam jumlah dan posisi yang tepat dan mangsa yang dinanti akan tertangkap.

3. Tenyata Lipan juga makan kelelawar lho!

 

Di hutan Amazon, sebuah tempat di mana semua hal bahkan yang paling remehpun rasanya bisa membuat orang tewas. FYI bahkan lipan pun bisa berukuran amat sangat besar. Jenis yang terbesar yaitu Colopendra gigantea, sejenis lipan raksasa berkaki kuning. Mereka dapat tumbuh sepanjang 1 kaki (31 cm) dan bahkan yang versi Venezuela dilaporkan bisa sepanjang 18 inchi (46 cm).

Lipan raksasa ini diketahui berpindah dari gua ke gua, memakan kelelawar. Mereka akan bergelantungan di langit-langit gua lalu akan menjatuhkan badan bagian depan untuk menangkap kelelawar yang sedang terbang melewati si lipan. Lipan itu lalu membunuh kelelawar menggunakan racunnya.

4. Ngengat yang belajar membiasakan diri merasakan darah.

 

Ngomongin soal Siberia, yang terbayang pastilah tempat yang memiliki iklim dan lingkungan mengerikan. Jika kamu merasa tempat tersebut tidak cukup menarik untuk berwisata, kamu perlu tahu jika di tahun 2007 ditemukan sejumlah populasi besar dari ngengat vampir. Ngeri kan.

Sebagian besar ngengat berasal dari genus Calyptra merupakan pemakan buah-buahan dan awal mulanya memang seperti itu. Tetapi evolusi dari beberapa jenis ngengat berhasil menemukan cara menggunakan bagian mulut mereka yang harusnya digunakan untuk menembus kulit luar buah, malah dipakai untuk menembus kulit manusia lalu menghisap darah. Setelah beberapa tahun mereka terbiasa merasakan darah, mereka mulai mencari mangsa untuk dihisap darahnya agar bisa hidup. Gigitan serta hisapan dari satu ngengat saja katanya jauh lebih gatal serta menyakitkan daripada gigitan seekor nyamuk.

5. Kodok menelan tikus besar secara utuh!

 

Meskipun predator, ada baiknya untuk mengetahui secara pasti apa yang akan dimakan Walau bagaimana pun tidak ada yang ingin memakan sesuatu yang beracun atau bertaruh nyawa hanya untuk mengenyangkan perut. Namun hal itu tidak berlaku untuk kodok bertanduk dari Amerika Selatan. Mereka bisa menelan apapun yang mereka inginkan dan tidak peduli apapun konsekuensinya, bahkan jika ukuran mangsanya sebesar ukuran badan si kodok.

Kodok bertanduk terkenal karena mulutnya yang besar serta nafsu makan besar yang disebut sebagai”non-diskriminatif” (memakan apapun). Karena saking besar mulutnya, diketahui berukuran setengah dari badannya, yang menyebabkan kenapa beberapa orang memberinya nama dengan kodok Pac Man. Mereka akan memakan kodok lain, serangga, tikus, kadal, serta masih banyak lagi. Bahkan saat masih berbentuk kecebong, mereka akan menjadi kanibal memakan satu sama lain. Kecebong dari kodok bertanduk pun juga diketahui sebagai satu-satunya larva vertebrata yang dapat berteriak.

6. Belalang sembah yang memangsa burung.

 

Melihat belalang sembah tanpa berperilaku aneh sudah terlihat mengerikan karena mempunyai bentuk seperti alien dan ukurannya cenderung lebih besar dari kebanyakan serangga lainnya. Ketika melihat hewan ini memangsa burung dengan sadisnya dipastikan kamu tidak akan mau melihatnya.

Belalang sembah yang berukuran besar bisa dengan mudahnya menangkap burung yang besar. Ia pun akan memangsa kodok, kadal, tikus, dan ular. Kalau kamu gak cukup geli melihat belalang sembah menggerogoti tikus. Cobalah lihat saat belalang sembah mematahkan kepala burung.

Semoga gak ketemu hewan-hewan tersebut yak. Jika kamu melihat fenomena hewan memakan hewan lain yang gak sesuai rantai makanan yang kamu tahu mungkin kamu perlu mengabadikannya. Hal itu bisa menjadi pengingat diri kalau dunia terus berkembang dan semua makhluk hidup berevolusi menyesuaikan lingkungannya. Menurut kamu Hewan apa yang paling mengerikan di atas? Berikan komentarmu ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *